dr. Botefilia Arjunadi SpOG, Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Dokter Kandungan Perempuan, RSP - Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, RSIA Tambak, Rumah Sakit Tria Dipa. Senam Kehamilan dan Sex. Melahirkan secara normal. Prematur. Partus (Melahirkan) Persalinan normal Partus Normal
04 Jan 2009 Amankah mengkonsumsi obat saat hamil ?
 |  Category: Masalah seputar kehamilan

ektopik71Pertanyaan diatas selalu membayangi wanita hamil, pada saat mengalami sakit saat hamil, atau ada juga yang sedang dalam terapi/pengobatan tertentu kemudian hamil.
Obat2an apa saja yang aman untuk wanita hamil ? Bukankah sangat banyak keluhan dan gejala yang tidak nyaman pada saat hamil seperti mual, pusing, lemas, muntah2. Apakah harus diatasi dengan obat atau bisa tanpa obat ? kalaupun harus diatasi dengan mengkonsumsi obat2an, amankah untuk kehamilan saya ? untuk janin saya ?

Pertama yang harus dipahami adalah obat-obatan termasuk salah satu dari beberapa agent/zat yang dapat menimbulkan efek teratogenik yaitu yang bekerja pada saat masa embryogenesis atau perkembangan janin yang akan menghasilkan perubahan permanent baik bentuk maupun fungsi dari organ2 janin (kecacatan pada janin). Penyebab teratogenik lainnya diantaranya adalah virus, lingkungan, kimiawi.

Eksposure ini terjadi selama periode kehamilan yang kritis yang terbagi atas 3 periode :
1. periode preimplantasi sampai mgg ke-2 kehamilan
2. Periode embrionik : dari minggu ke-2 – mgg ke8 kehamilan
3. Periode fetal : dari minggu ke-9 sampai bayi cukup bulan

Pengaruh obat terhadap janin tergantung kepada tingkat perkembangan janin dan dosis serta kekuatan obat.

Pada periode preimplantasi :

Obat tertentu yang diminum pada awal kehamilan (masa preimplantasi : sejak terjadinya  pembuahan sampai menjelang implantasi), bisa menyebabkan kematian janin atau tidak mempengaruhi janin sama sekali. Pada saat ini janin sangat kebal terhadap cacat bawaan.

Pada periode embrionik :

mgg ke-2 sampai mgg ke-8 setelah pembuahan (dimana organ tubuh mulai terbentuk), janin sangat rentan terhadap terjadinya cacat bawaan.
Obat yang sampai ke janin bisa menyebabkan keguguran, cacat bawaan yang terlihat jelas atau cacat yang baru tampak di kemudian hari.

Pada periode fetal :

Obat yang diminum setelah organ tubuh janin terbentuk sempurna, memiliki peluang yang kecil untuk menyebabkan cacat bawaan yang nyata, tetapi bisa menyebabkan perubahan dalam pertumbuhan dan fungsi organ dan jaringan yang telah terbentuk secara normal.

Periode embrionik yang sangat krusial karena menyebabkan malformasi struktur dari organ janin, karena berhubungan dengan saat organogenesis ( pembentukan organ2 janin). Obat berpindah dari ibu ke janin terutama melalui plasenta (ari-ari), yaitu melalui jalan yang sama yang dilalui oleh zat gizi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin.

Di dalam plasenta, obat dan zat gizi di dalam darah ibu melewati selaput tipis yang memisahkan darah ibu dengan darah janin. Namun yang harus diingat, adalah belum tentu suatu obat menyebabkan kelainan organ janin tertentu. Kita lebih mudah membuktikan bahwa suatu obat merupakan penyebab langsung kelainan, jika obat tersebut sangat jarang digunakan dan mengakibatkan kelainan yang jarang namun relative berat kelainan organ yang terjadi. Contohnya adalah isotretinoin, yang biasa digunakan dalam obat jerawat, yang akan menyebabkan agenesis telinga (telinga tidak terbentuk dengan sempurna ). Karena tidak semua orang menggunakan obat jerawat dalam kehamilannya, sehingga mudah dideteksi bahwa obat isotretinoin-lah sebagai kausa utama. Beda dengan bibir sumbing yang dapat disebabkan oleh > 300 kelainan genetic.

Obat yang diminum oleh wanita hamil bisa mempengaruhi janin melalui beberapa cara: Secara langsung bekerja pada janin, menyebabkan kerusakan, kelainan perkembangan atau kematian
Mempengaruhi fungsi plasenta, biasanya dengan cara mengkerutkan pembuluh darah dan mengurangi pertukaran oksigen dan zat gizi diantara janin dan ibu

Jika ibu hamil sedang dalam pengobatan tertentu kemudian hamil, kita harus mempertimbangkan manfaat yang terbesar untuk ibu maupun janinnya. Misalnya obat-obatan kanker. Makanya, bagi penderita kanker yang hamil diberikan dua pilihan, meneruskan kehamilan dengan risiko bayi cacat atau menghentikan kehamilan.  pemberian obat2an kanker ini harus dihindari selama trimester pertama kehamilan (sampai kehamilan 12 minggu) karena dapat menyebabkan diantaranya sumbing, single arteri koroner, anus imperforate dan pertumbuhan janin terhambat disertai mikrosefali (obat siklophosphamid). Obat kanker lain yang juga dapat menimbulkan cacat janin misalnya : Methotrexat dapat dipertimbangkan untuk diberikan, namun harus diingat bahwa dalam masa menunda itu ibu cukup aman, tidak akan terjadi perkembangan kanker.

OBAT ANTI-KANKER

Jaringan janin tumbuh dengan kecepatan tinggi, karena itu sel-selnya yang membelah dengan cepat sangat rentan terhadap obat anti-kanker.
Banyak obat anti-kanker yang bersifat teratogen, yaitu dapat menyebabkan cacat bawaan seperti:
– IUGR (intra uterine growth retardation, hambatan pertumbuhan di dalam rahim)
– Rahang bawah yang kurang berkembang
– Celah langi-langit mulut
– Kelainan tulang tengkorak
– Kelainan tulang belakang
– Kelainan telinga
– Clubfoot (kelainan bentuk kaki)
– Keterbelakangan mental.

TALIDOMID

Obat ini sudah tidak diberikan lagi kepada wanita hamil karena bisa menyebabkan cacat bawaan.
Talidomid pertama kali diperkenalkan pada tahun 1956 di Eropa sebagai obat influenza dan obat penenang.
Pada tahun 1962, talidomid yang diminum oleh wanita hamil pada saat organ tubuh janinnya sedang terbentuk, ternyata menyebabkan cacat bawaan berupa lengan dan tungkai yang terbentuk secara tidak sempurna, kelainan usus, jantung dan pembuluh darah.

PENGOBATAN KULIT

Isotretinoin yang digunakan untuk mengobati jerawat yang berat, psoriasis dan kelainan kulit lainnya bisa menyebabkan cacat bawaan.
Yang paling sering terjadi adalah kelainan jantung, telinga yang kecil dan hidrosefalus (kepala yang besar). Resiko terjadinya cacat bawaan adalah sebesar 25%.

Etretinat juga bisa menyebabkan cacat bawaan.
Obat ini disimpan di dalam lemak dibawah kulit dan dilepaskan secara perlahan, sehingga efeknya masih bertahan sampai 6 bulan atau lebih setelah pemakaian obat dihentikan. Karena itu seorang wanita yang memakai obat ini dan merencanakan untuk hamil, sebaiknya menunggu paling tidak selama 1 tahun setelah pemakaian obat dihentikan.

HORMON SEKSUAL

Hormon androgenik yang digunakan untuk mengobati berbagai kelainan darah dan progestin sintetis yang diminum pada 12 minggu pertama setelah pembuahan, bisa menyebabkan terjadinya maskulinisasi pada kelamin janin perempuan.
Klitoris bisa membesar dan labia minora menutup.
Efek tersebut tidak ditemukan pada pemakaian pil KB karena kandungan progestinnya hanya sedikit.

Dietilstilbestrol (DES, suatu estrogen sintetis) bisa menyebabkan kanker pada anak perempuan yang ibunya memakai obat ini selama hamil.
Anak perempuan ini di kemudian hari akan:
– memiliki kelainan dalam rongga rahim
– mengalami gangguan menstruasi
– memiliki serviks (leher rahim) yang lemah sehingga bisa mengalami keguguran
– memiliki resiko menderita kehamilan ektopik
– memiliki bayi yang meninggal sesaat sebelum atau sesaat sesudah dilahirkan.

Jika ibu hamil yang memakai DES melahirkan anak laki-laki, maka kelak dia akan memiliki kelainan pada penisnya.

MECLIZIN

Meclizin yang sering digunakan untuk mengatasi mabok perjalanan, mual dan muntah, bisa menyebabkan cacat bawaan pada hewan percobaan. Tetapi efek seperti ini belum ditemukan pada manusia.

OBAT ANTI-KEJANG

Beberapa obat anti-kejang yang diminum oleh penderita epilepsi yang sedang hamil, bisa menyebabkan terjadinya celah langit-langit mulut, kelainan jantung, wajah, tengkorak, tangan dan organ perut pada bayinya. Bayi yang dilahirkan juga bisa mengalami keterbelakangan mental.

2 obat anti-kejang yang bisa menyebabkan cacat bawaan adalah trimetadion (resiko sebesar 70%) dan asam valproat (resiko sebesar 1%).
Carbamazepine diduga menyebabkan sejumlah cacat bawaan yang sifatnya ringan.

Bayi baru lahir yang selam dalam kandungan terpapar oleh phenitoin dan phenobarbital, bisa mudah mengalami perdarahan karena obat ini menyebabkan kekurangan vitamin K yang diperlukan dalam proses pembekuan darah.
Efek ini bisa dicegah bila selama 1 bulan sebelum persalinan, setiap hari ibunya mengkonsumsi vitamin K atau jika segera setelah lahir diberikan suntikan vitamin K kepada bayinya.
Selama hamil, kepada penderita epilepsi diberikan obat anti-kejang dengan dosis yang paling kecil tetapi efektif dan dipantau secara ketat.

Wanita yang menderita epilepsi, meskipun tidak memakai obat anti-kejang selam hamil, memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk melahirkan bayi dengan cacat bawaan. Resikonya semakin tinggi jika selama hamil sering terjadi kejang yang berat atau jika terjadi komplikasi kehamilan atau jka berasal dari golongan sosial-ekonomi yang rendah (karena perawatan kesehatannya tidak memadai).

VAKSIN

Vaksin yang terbuat dari virus yang hidup tidak diberikan kepada wanita hamil, kecuali jika sangat mendesak.
Vaksin rubella (suatu vaksin dengan virus hidup) bisa menyebabkan infeksi pada plasenta dan janin.

Vaksin virus hidup (misalnya campak, gondongan, polio, cacar air dan demam kuning) dan vaksin lainnya (misalnya kolera, hepatitis A dan B, influensa, plag, rabies, tetanus, difteri dan tifoid) diberikan kepada wanita hamil hanya jika dia memiliki resiko tinggi terinfeksi oleh salah satu mikroorganismenya.

OBAT TIROID

Yodium radioaktif yang diberikan kepada wanita hamil untuk mengobati hipertiroidisme (kelenjar tiroid yang terlalu aktif) bisa melewati plasenta dan menghancurkan kelenjar tiroid janin atau menyebabkan hipotiroidisme (kelenjar tiroid yang kurang aktif) yang berat.

Propiltiourasil dan metimazol, yang juga digunakan untuk mengatasi hipertiroidisme, bisa melewati plasenta dan menyebabkan kelenjar tiroid janin sangat membesar.

OBAT HIPOGLIKEMIK ORAL

Obat hipoglikemik oral digunakan untuk menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, tetapi seringkali gagal mengatasi diabetes pada wanita hamil dan bisa menyebabkan bayi yang baru lahir memiliki kadar gula darah yang sangat rendah (hipoglikemia). Karena itu untuk mengobati diabetes pada wanita hamil lebih baik digunakan insulin.

NARKOTIKA & OBAT ANTI PERADANGAN NON-STEROID

Narkotika dan obat anti peradangan non-steroid (misalnya aspirin), jika diminum oleh wanita hamil bisa sampai ke janin dalam jumlah yang cukup signifikan.
Bayi yang lahir dari ibu pecandu narkotika bisa mengalami kecanduan sebelum dilahirkan dan menunjukkan gejala putus obat dalam waktu 6 jam – 8 hari setelah dilahirkan.

Mengkonsumsi aspirin atau obat anti peradangan non-steroid lainnya dalam dosis tinggi selama hamil, bisa memperlambat saat persalinan dan juga bisa menyebabkan tertutupnya hubungan antara aorta dan arteri pulmoner sebelum lahir.
Dalam keadaan normal, hubungan tersebut menutup sesaat setelah bayi lahir. Penutupan yang terjadi sebelum bayi lahir akan mendorong darah ke paru-paru yang belum berkembang sehingga memberikan beban yang berlebihan pada sistem peredaran darah janin.

Jika digunakan pada akhir kehamilan, obat anti peradangan non-steroid bisa menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban.
Aspirin dosis tinggi bisa menyebabkan perdarahan pada ibu maupun bayinya.
Aspirin atau asam salisilat lainnya bisa menyebabkan peningkatan kadar bilirubin dalam darah janin sehingga terjadi jaundice (sakit kuning) dan kadang kerusakan otak.

OBAT ANTI-CEMAS & ANTI-DEPRESI

Jika diminum pada trimester pertama, obat anti-cemas bisa menyebabkan cacat bawaan, meskipun efeknya belum terbukti.
Jika digunakan selama hamil, obat anti-depresi kebanyakan relatif aman, tetapi litium bisa menyebabkan cacat bawaan (terutama pada jantung).
Barbiturat (misalnya phenobarbital) yang diminum oleh wanita hamil cenderung menyebabkan berkurangnya jaundice yang biasa ditemukan pada bayi baru lahir.

ANTIBIOTIK

Tetracyclin bisa melewati plasenta dan disimpan di dalam tulang serta gigi janin, bercampur dengan kalsium. Akibatnya pertumbuhan tulang menjadi lambat, gigi bayi berwarna kuning dan emailnya lunak serta menjadi rentan terhadap karies.
Resiko terbesar terjadinya kelainan gigi terjadi jika tetrasiklin diminum pada pertengahan sampai akhir kehamilan.

Streptomycin atau Canamycin bisa menyebabkan kerusakan pada telinga bagian tengah janin dan kemungkinan menyebabkan ketulian.
Chloramphenicol tidak berbahaya bagi janin tetapi bisa menyebabkan penyakit yang serius pada bayi baru lahir, yaitu sindroma bayi abu-abu.

Ciprofloxacin tidak boleh diberikan kepada ibu hamil karena bisa menyebabkan kelainan sendi pada hewan percobaan.
Penicillin aman diberikan kepada wanita hamil.

Kebanyakan antibiotik golongan sulfa yang diminum di akhir kehamilan bisa menyebabkan jaundice pada bayi baru lahir, yang bisa menyebabkan kerusakan otak.

OBAT ANTIKOAGULAN

Janin sangat rentan terhadap antikoagulan (obat anti pembekuan) warfarin. Cacat bawaan terjadi pada 25% bayi yang terpapar oleh obah ini selama trimester pertama. Selain itu, bisa terjadi perdarahan abnormal pada ibu maupun janin.
Jika seorang wanita hamil memiliki resiko membentuk bekuan darah, lebih baik diberikan heparin. Tetapi pemakaian jangka panjang selama kehamilan bisa menyebabkan penurunan jumlah trombosit atau pengeroposan tulang (osteoporosis) pada ibu.

OBAT-OBAT UNTUK PENYAKIT JANTUNG & PEMBULUH DARAH

Beberapa wanita hamil memerlukan obat untuk penyakit jantung dan pembuluh darah yang sifatnya menahun atau yang baru timbul selama kehamilan (misalnya pre-eklamsi dan eklamsi).

Obat untuk menurunkan tekanan darah seringkali diberikan kepada wanita hamil yang menderita pre-eklamsi atau eklamsi. Obat in bisa mempengaruhi fungsi plasenta dan digunakan secara sangat hati-hati untuk mencegah kelainan pada janin.
Biasanya, kelainan timbul karena penurunan tekanan darah ibu berlangsung terlalu cepat dan menyebabkan berkurangnya aliran darah ke plasenta.

ACE inhibitor dan thiazide biasanya tidak digunakan selama kehamilan karena bisa menyebabkan masalah yang serius pada janin.
Digoxin (digunakan untuk mengatasi gagal jantung dan kelainan irama jantung) bisa melewati plasenta tetapi efeknya terhadap bayi sebelum maupun setelah lahir sangat kecil.

Nitrofurantoin, vitamin K, sulfonamid dan Chloramphenicol bisa menyebabkan pemecahan sel darah merah pada wanita hamil dan janin yang menderita kekurangan G6PD. Karena itu, obat-obatan tersebut tidak diberikan kepada wanita yang menderita kekurangan G6PD.

OBAT-OBAT YANG DIGUNAKAN SELAMA PERSALINAN

Obat bius lokal, narkotika dan obat pereda nyeri lainnya biasanya melewati plasenta dan bisa mempengaruhi bayi baru lahir.
Karena itu, jika selama proses persalinan diperlukan obat-obatan, maka diberikan efek terkecil yang masih efektif dan diberikan selambat-lambatnya agar tidak sempat sampai ke janin yang masih berada dalam rahim.

OBAT SOSIALISASI & OBAT TERLARANG

Merokok selama hamil bisa berbahaya.
Berat badan lahir rata-rata dari bayi yang ibunya perokok adalah 170 gram lebih rendah dari bayi yang ibunya tidak merokok.
Keguguran, kelahiran mati, lahir prematur dan sindroma kematian bayi mendadak lebih sering ditemukan pada bayi yang ibunya merokok selama hamil.

Meminum alkohol selama hamil bisa menyebabkan cacat bawaan.
Bayi yang lahir dari ibu yang mengkonsumsi alkohol dalam jumlah besar bisa mengalami sindroma alkohol. Bayi ini kecil, seringkali memiliki kepala yang kecil (mikrosefalus), kelainan wajah dan kelainan mental. Kadang terjadi kelainan sendi dan kelainan jantung. Bayi ini tidak berkembang dan kemungkinan akan meninggal sesaat setelah dilahirkan.

Aspartam adalah pemanis buatan yang tampaknya aman digunakan selama hamil asalkan jumlahnya tidak berlebihan.

Cocain yang digunakan selama hamil bisa meningkatkan resiko terjadinya keguguran, abrupsio plasenta, cacat bawaan pada otak, ginjal dan alat kelamin serta perilaku yang kurang interaktif pada bayi baru lahir.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemakaian marijuana dosis tinggi selama hamil bisa menyebabkan perilaku yang abnormal pada bayi baru lahir.

Email This Post Email This Post Print This Post Print This Post
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
121 Responses
  1. anis says:

    DOK saya hamil 3 bln, sejak 3 hari ini saya insomnia…tidak bisa tidur,badan terasa sakit semua. bagaimana mengatasinya…obat tidur apa yang aman buat saya?

  2. Intan says:

    Dokter, saya mau tanya…
    Saya sedang hamil 5 bulan. Sebelum hamil saya sdh mengalami jamur kulit di daerah selangkangan. Sekarang setelah hamil, keluhan itu semakin parah. Bahkan skg timbul juga di daerah lipatan payudara. Di awal kehamilan saya menggunakan salep miconazole sampai skg, tapi penggunaannya tidak rutin karena saya takut ada dampak negatif pada janin saya. Sehingga kesembuhan pun sulit terjadi. Apakah miconazole aman dipakai rutin oleh wanita hamil?.. Jika tidak, apa efeknya pada janin?.. Mohon rekomendasi obat anti jamur yang aman digunakan ibu hamil. Terimakasih…

  3. eric says:

    Dok, saya mau tanya. istri saya skr hamil lbh kurang 4 bulan, apakah masih boleh berhubungan intim dan apakah ada efek nya. tq

  4. wulan says:

    selamat sore dok….
    saya sekarang hamil memasuki minggu ke 16, 1 minggu yang lalu saya masuk rumah sakit karena infeksi saluran kencing dan pada saat itu juga saya batuk sampai sekarang tidak reda, dan saya tidak bisa tidur. sama dokter saya dikasih obat batuk silex…itupun ng mampu mengurangi batuk saya.
    pertanyaan saya obat batuk atau obat tidur yang aman untuk saya apa ya dok? soalnya ini sudah hari ke 5 saya tidak bisa tidur nyenyak dan posisi tidur harus duduk di kursi.
    terima kasih banyak atas sarannya

  5. mala says:

    dok,saya mau tanya kalo waktu hamil pernah terlanjur mengkonsumsi ciprofloxacin,sebanyak 6 buah selama tiga hari karena waktu itu saya influenza berat dan demam,tp belum tahu kalau itu dilarang untuk ibu hamil. bagaimana cara meminimalisir efeknya pada kehmailan atau janin saya sekarang. saya dulu minumnya pada trimester pertama skr sudah trimester kedua…tolong jawabannya ya dok akan sangat membantu…trimaksih banyak…

    • ilha says:

      Mba saya sekarang juga ngalamin hal yg sama sm mba’, saya baru hamil anak pertama, saya minum ciprofloxacin selama 5hari, krna ada gejala ISK, wktu itu saya blm tau kalo saya hamil, jd saya blg sm dkternya kalo blm hamil, ternyata 2 minggu sehabis minum obt saya dinyatakan hamil 3minggu, pas baca emailnya mba’ kan thn 2010, jd sekarang mba’ udah melahirkan, gmana mba’ ternyata ada pengaruhnya ga’ mba sm bayi kita?, terimakasih atas penjelasannya ya mba’…

  6. fitri says:

    dear pak Dr.

    saat ini saya berusia 37 tahun,hamil anak ke 4,2tahun lalu saya keguguran ,usia anak saya yang pertama16thn,yang kedua 12thn, pertanyaan saya apa saya tidak beresiko melahirkan nanti?,mengingat kondisi saya saat hamil saat ini selalu sangat lemas dan sangat cepat lelah hingga hampir pingsan,susah tidur(saya sudah 2 tahun insomnia) tetapi belakangan sudah jarang dan hampir tidak pernah lagi mengkonsumsi obat tidur.juga mengalami masalah pencernaan nyeri ulu hati,perut sering kembung,bahkan sering hurt burn. saya sudah menceritakan pada dokter kandungan saya,dan diberi obat narfoz,formon,cemetidine dan racikan penenang,tetapi obat2 tsb seperti tidak kelihatan reaksinya,karena sering merasa lemas yang teramat sangat ,saya mengkonsumsi sangobion dan enervon c.apakah obat2an tsb aman untuk saya dok?
    menurut beberapa orang yang saya datangi konsultasi(terapi reiki /refleksi) katanya mungkin saya menderita stress (mengingat kondisi ekonomi kami saat ini).
    apa yang harus saya lakukan ya dok? kadang2 saya sangat tidak tahan dengan keadaan lemas yang saya alami,membuat saya jadi khawatir,
    terima kasih.

  7. inau says:

    dok saya hzmil usia 7 minggu saya di kasih aspilet sama methylprednisolone
    yg mau saya tanyakan di sini adalah apa funngsi obat tresebut bagi trimester pertama dok?
    sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas jawaban dokter :)

  8. inez says:

    Dear Dr. Bote

    umur kehamilan saya baru 5 bln Dok,,
    tpi saya baru mengkonsumsi obat tersebut 1 tablet…
    dan skrng sudah agak mending dr sebulumnya…
    apakah dampaknya akan seperti itu terhadap janin saya Dok ??

    trima kasih atas saran dan jawabannya..

  9. inez says:

    salam,,,

    Dok,,saya mau bertanya..” obat sakit gigi yang cocok untuk wanita hamil ???”..
    sebulmya saya sudah konsumsi Biogesic,,apakah obat trsbt mempengaruhi janin??

    terima kasih…

    • bote says:

      Dear Inez,
      berapa minggu kehamilan Inez ?
      yang paling aman Parasetamol (Pamol, panadol biru)
      Namun yang paling penting, sakit giginya disembuhkan dulu sumbernya. Karena bisa menyebabkan kontraksi pada kehamilan dengan adanya infeksi, dan bisa menyebabkan bayi lahir prematur.
      Jadi segera konsul ke dr gigi yaaa…

  10. Rani says:

    Dear Dr Bote,

    Saya sudah telat 1 minggu dan tadi pagi saya test pack dan ternyata positif
    Dan sekarang yg jadi pikiran saya beberapa hari ini saya dalam pengobatan gigi dan
    Oleh Dr gigi saya diberikan asam mefenamat, amoxilin dan cataflam, apakah berbahaya
    Untuk janin saya? Saya sudah menghabiskan asam mefenamat 7 tablet dan amoxilinnya+cataflam habis(10)
    Kl boleh tau efek dan bahayanya apa ya dok? Mudah2an tidak apa2 ya dok, saya jadi
    Kepikiran sekali…

    Terima kasih banyak sebelumnya :)

  11. dhian says:

    :wink:
    Hallo dok,

    dok, sharing dikit ya. Antara minggu 1-3 usia kehamilan, saya sempat mengkonsumsi Antibiotik (Ciprofloxacin 500), selama beberapa hari krn pada saat itu belum tau kalo sy sedaang hamil. Pertanyaannya, apakah ada efek negatif bagi janin krn sy mengkonsumsi obat tsb, dan bagaimana sy bs mengetahui kondisi janin nya?

    Terima kasih Dok.

    salam hangat, dhian.

    • bote says:

      Dear Dian,
      Jika paparan obat2an terjadi di minggu 1 dan ke-2, belum tentu mengakibatkan cacat genetik. biasanya kalau kehamilan baik akan berlanjut, jika tidak akan lepas/abortus.
      Janin tinggal dievaluasi kondisinya dengan bantuan USG, bisa juga dilakukan detail Scan, skrining untuk bayi, pada SpOG yang ahli USG. Bisa di bagian Fetomaternal RSCM.

  12. Fufu says:

    Hi dok,
    saya (33th) dan suami sdg giat dgn program hamil anak ke 2, sampai saat ini belum ada tanda2 kehamilan, Namun 2 minggu terakhir saya terdiagnosa sinusitis sehingga harus mengkonsumsi obat-obatan +/- 1 bln. apa yg sebaiknya saya lakukan, mengehntikan pengobatan sinusitis atau bagaimana? karena sinusitis juga sdh mengganggu aktifitas sehari-hari. Namun saya khawatir bila saat konsumsi obat-obatan tersebut ternyata saya hamil, mohon pencerahan dari dokter apakah obat-obat yg saya konsumsi ini berbahaya.. Antibiotik (Ciprofloxacin 500), anti radang (methylprednisolone 4mg), flu (erdosteine), batuk (pseudoephedrine HCL). Thx Dok

  13. Eva says:

    Hi dokter, saya hamil 7 mgg, waktu kehamilan umur 3-4 mgg saya mengkonsumsi biogesic, apakah obat flu tersebut membayahakan janin saya? Terima kasih untuk jawabannya

  14. Arita says:

    Halo dok,

    Saat ini saya sedang hamil anak ke-2 sudah memasuki usia 32 minggu. Dan beberapa minggu lalu saya cek darah,hasil lab menunjukkan HBs ag 265,5 reactive. Itu berarti saya hepatitis B ya dok? Waktu hamil pertama saya tidak cek darah dok,dan anak saya lahir dengan selamat,dan baik-baik saja.

    Akan tetapi setelah saya lihat hasil lab saya,akhirnya saya langsung cek darah anak saya, dan hasilnya Hbs Ag nya 1,995 positive, antibodi 0,000.
    Itu artinya anak saya terkena hepatitis b ya dok?
    Dok,saya sangat nyesal karena waktu itu dokter sy tidak suggest untuk cek darah. Dan mengetahui anak sy sekarang kena hepatitis B saya jadi nyesal,tidak segera waktu lahir di suntik(yang semestinya seperti itu ya dok?

    Dok,yang mau sy tanya adalah,apa saya sekarang dalam kondisi hamil ini bisa minum obat hepatitis B? dan saran dokter sy minum apa? trus untuk anak saya yang saat ini berusia 1 tahun 5 bln,apa yang harus saya lakukan supaya dia bisa normal lagi artinya sembuh dari hepatitis b ini?
    Thanx dok.

    • bote says:

      Dear Arita,
      Coba Arita periksa HbEAg, utk melihat masih infeksiuskah hepatitis B Arita.
      Mengenai anak pertama,
      Belum tentu positif dari saat hamil, bisa saja skrg ini terinfeksinya.
      Kan kontak fisik terus ?
      Jadi, jangan tersugesti utk menyalahkan keadaan yg lalu yaa..

      Hepatitis B adalah virus, jadi bukan terapi antibiotik yg dibutuhkan
      Tapi daya tahan tubuh yg optimal
      Begitu lahir, si bayi jangan lupa utk suntik imunoglobulin ya..
      Coba konsultasi ke dokter anak, utk masalah imunoglobulin ini dan konsultasi mengenai anak pertama
      Oke Arita ?

      Salam

  15. Mama Nadya says:

    Halo dok..

    Saat ini saya sedang hamil 14 minggu. seminggu lalu periksa Torch dan hasilnya… Toxo igg dan igm nya negatif. rubella igg :+81.5, igm :- (index 0.10) . cmv igg:+113,0 igm:- (index 0.57). HSV: igg dan Igm : negatif.

    sekarang saya dikasih resep: Isprinol yang harus diminum setiap hari selasa jumat masing2 tiap pagi dan sore.

    Klo menurut dokter, amankah bagi bayi saya?
    Saat ini merupakan kehamilan ke 4, setelah kehamilan pertama dan ketiga mengalami keguguran (janin tidak berkembang)

    Terimakasih sebelumnya dok..

  16. Eve says:

    Hallo dok,

    apakah ada efek samping ke janin.. apabila usia kehamilan 2-3 minggu kita mengkosumsi obat DIANE 35. karena hasil test pack saya negatif pada saat tersebut..jd saya mengkonsumsi obat tersebut buat mempelancar haid baru pada saat minggu ke 5
    testpack +, mohon penjelasan dok ,, thx

  17. ira says:

    Dok, salam kenal
    boleh minta saran dok.saat ini saya hamil 34mgg. mulai mggu 28 sy merasakan panas yg amat sangat di uluhati..dokter memberi sy obat Ranitidine – generik – dari Dexa Medica..
    sy minum 1 tablet setiap hari menjelang tidur selama + 1mggu ini..dan hasilnya saya tdk lagi merasakan sakit lagi.
    pertanyaanya apakah obat ini aman sy konsumsi sampai saat melahirkan nanti?
    terima kasih banyak.

  18. yeny says:

    Dear Dr Bote ..

    Salam kenal, saya Yeny.
    Mau nanya dong , aku lagi hamil 9 weeks, tp skrg aku lagi pake krim malam dan krim pagi dari dokter kulit. Krim malamnya mengandung carboner, propylene glycol, EDTA, methylparaben, triethanolamine, aqua bidestelata, aloe barbadensis gel, salicylic acid. Apakah dari bahan2 tsb ada yg berbahaya untuk kehamilan. Mohon penjelasannya yah Dok.

    Terima kasih

  19. Lind says:

    :?:
    met kenal dok…, mnta penjelasannya…
    skg ini sy hmil usia sekitar kurang dari 3bln,pd waktu hmil usia 1bln sy smpat mnum obt btuk “woods” & krn jg skit radang telinga sy mnum amoxicylin+asam mefenamat untk hilangkan nyeri,apkah brpengaruh negatif buat janin?krn pd saat itu sy blm tau klo hmil..
    makasih…,

    • bote says:

      Dear Lind,
      InsyaAllah amox masih aman buat janin, obat2 yg lain jika hanya sebentar, mudah2an tidak ada efeknya. Jika masih ragu, saat hamil 6 bulan,bisa dilakukan detail scan pada SpOG yang ahli USG, kalau mau gampang, ke RSCM ada USGFetomaternal di klinik anggrek dengan para ahlinya.
      Salam

  20. Hanny says:

    Dok, sy hamil umur 7 mggu (skrg jln Mggu 8). Saya punya bawaan tekanan darah rendah. Dr gejala2 yg sdh sy hapal saat ini sy mrasa tekanan darah sy sdg drop. Kira2 obat apa yg cocok utk menaikkan tekanan darah saya yg aman? Sblmnya tks

  21. meti says:

    :oops: . . :mrgreen:
    Maaf dokter, nyambung lg. .
    Ttg vertigo saya, saya pernah d opname gara2 vertigo ini.bulan november th 2008, itu terjadi waktu saya msh krj, krn kecapaian, sering pulang mlm.sbelum hamil yg sekarang, saya pernah keguguran bln feb 2009, tgl 4(kecapean krj)wkt itu brumur 5mg.waktu itu saya d sarankan dokter kandungan saya u/ tdk hamil dahulu selama 3 bln, tp bln berikutnya saya d nyatakan positif lg(saya jg terkaget2) dan langsung deh saya mengajukan resign kerja.dan sempat flek, sempat d rawat 2 hari.nah sampai skrg ini bru muncul si vertigo lg. . .jd kalo saya tdur sampai bertumpuk bantal 4, tdurnya jd seperti duduk, setelah d beri obt dr dokter, saya mulai memberanikan diri dg 2 bntal, . .tp 2 hr kmudian kambuh lg.bila vertigo dtg cepet2 saja saya pejamkan mata, dan tdran.oh iya si vertigo datang bila saya bgun dr tdur dg cepat, dan mata saya bergerak cepat..setelah itu mual2..kadang di ikuti muntah.Sementara informasi tambahan itu dulu yg saya tambahkan dokter.Mohon di bantu informasinya. . .terima kasih sekali lg. :)

  22. meti says:

    :mrgreen:
    Maaf dokter, nyambung lg. .
    Ttg vertigo saya, saya pernah d opname gara2 vertigo ini.bulan november th 2008, itu terjadi waktu saya msh krj, krn kecapaian, sering pulang mlm.sbelum hamil yg sekarang, saya pernah keguguran bln feb 2009, tgl 4(kecapean krj)wkt itu brumur 5mg.waktu itu saya d sarankan dokter kandungan saya u/ tdk hamil dahulu selama 3 bln, tp bln berikutnya saya d nyatakan positif lg(saya jg terkaget2) dan langsung deh saya mengajukan resign kerja.dan sempat flek, sempat d rawat 2 hari.nah sampai skrg ini bru muncul si vertigo lg. . .jd kalo saya tdur sampai bertumpuk bantal 4, tdurnya jd seperti duduk, setelah d beri obt dr dokter, saya mulai memberanikan diri dg 2 bntal, . .tp 2 hr kmudian kambuh lg.bila vertigo dtg cepet2 saja saya pejamkan mata, dan tdran.oh iya si vertigo datang bila saya bgun dr tdur dg cepat, dan mata saya bergerak cepat..setelah itu mual2..kadang di ikuti muntah.Sementara informasi tambahan itu dulu yg saya tambahkan dokter.Mohon di bantu informasinya. . .terima kasih sekali lg. :)

  23. meti says:

    selamat pagi
    Begini dokter, saya hamil sudah 23 mgg, wkt tgl 24juli kmrn vertigo saya kambuh(2 kali ini )lalu oleh dokter kandungan saya d beri mertigo dan obat anti mual sblm mkn(dramamine) dan vit maltofer.setelah mengknsumsi awalnya memang berkurang, tp selang 2 hr kmudian kambuh lagi.rncananya bila tdk kambuh akan sy hntikan pemakaian tsb, pdhal saat ini saya lg menderita btuk(ketularan anak) u/ btuknya saya obati dg air kencur, kdg jg jeruk nipis., selain itu saya jg mengalami diare(untuk diare saya obati dg air kunir).setiap saya memejamkan mata pasti vertigo saya kambuh, walau tdk hebat.bila saya terbangun misalnya jm 2 (pagi) saya tdk dpt tdur lg, sy bru bisa tertidur skitar jm 4.30 pagi dg berbagai cara.saya sudah putus asa dg vertigo., saya minta saran dokter.Terima kasih sebelumnya.

  24. slamet says:

    Malem dok …. , maaf minta penjelasannya ? Istri saya Hamil kurang lebih 8 minggu, tapi tiba2 dia merasa pusing,mual,panas tapi menggil ( kita berobat ) sama dokter dikasih obat : paracetamol 500 mg, escovit, lafimag, neuralgad, diazepam, metoclopramide, xiltrop ( amoxicillin 500 mg ) … Pertanyaannya dok ! Apakah obat2 tersebut tidak mempengaruhi anak saya nanti saat hamil dok ? Trims banyak sebelumnya atas penjelasannya ….

  25. Mirah says:

    Sore Dok…
    Maaf langsung aja, istri saya lg hamil kurang lebih 8 minggu tapi baru muntah, mual, badan lemes, panas…. setelah bulak balik ke dokter sampai tes darah itu gejala normal, tapi kta cemas gmn cara mengatasinya ? obat yang dikomsumsi : obat turun panas, Antibiotik, obat mual, vitamin ….. apakah obat-obat tersebut aman bagi istri saya ? Trims penjelasannya DOK…

    • bote says:

      Salam kenal,
      usia kehamilan 8 minggu memang penuh dengan warna warni segala gejala penyakit. Sebenarnya bisa saja rasa mual muntah ini dialihkan ke kegiatan lain, sehingga mengurangi mualnya.
      Namun dengan adanya panas, lemas, kemungkinan ada suatu infeksi yang harus jelas, dicari darimana penyebabnya. Obat2an ibu hamil ada yang aman dan ada yang kurang aman, didaftar obat pada artikel itu tercantum sebenarnya.
      Sekarang istri bedrest saja dulu, dan minum air putih yang banyak.
      bayinya sendiri bisa dievaluasi pada saat kehamilan 6 bulan an untuk dilakukan detail scan, atau pemeriksaan organ janin secara lengkap.
      Jadi jangan khawatir dulu ya, diusia kehamilan 16 minggu akan kembali normal.
      salam

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>