Tgl 6 April 2009, pkl 09.32, sebuah sms masuk ke Hp,
” Ass. Bote apa kabar ?
Alhamdulillah saya & keluarga baik. Saya kemo tinggal 1 x lagi, kankernya masih ada, jadi akan dilakukan tindakan penyinaran. Mohon doanya, salam untuk keluarga.”
Ditengah kesibukan saya saat itu, saya merasa bersalah karena sudah lama tidak menjenguknya, saya segera membalasnya.
” Waalaikum salam wr wb, Irwan, alhamdulillah, cepat sehat lagi ya…
maaf nih, saya belum sempat nengok lagi”
Siapa yang sangka 49 jam kemudian (8 April 2009) , pukul 10.38, saya menerima sms lagi dengan berita yang membuat saya tersentak …. sedih menyelimuti seluruh jiwa saya…
kita tidak pernah tahu, kapan seorang teman sedang berpamitan, atau…. dia hanya sekedar… say hello …
Lalu penyesalan kembali datang…
kenapa saya tidak bersilaturahmi ?
Kenapa saya menyangka dia sudah membaik, karena foto2 yang dikirmkan di milis dia sudah terlihat lebih gemuk dan segar ?
Kenapa saya seakan melupakan janji saya untuk membawakan ayam bakar enak di jl. Kimia RSCM, kalau dia sedang berobat ke RSCM ? Padahal beberapa kali dia menelepon, ” Bote, aku lagi kemo di RSCM..” dan saya lagi2 mengabaikannya dengan beralasan, ” duh, aku belum bisa kesana, Wan ?”
lalu semua selesai….
Tidak ada lagi yang bisa saya lakukan…untuknya
Pernah terjadi polemik diantara kita, mengenai bantuan kita untuknya.
Alhamdulillah, kita bisa cepat mengatasinya, dan kembali ikhlas untuk membantunya
Pernah, dia menelepon menangis, dia tidak punya uang utk hidup sehari2nya, bukan cuma untuk kemoterapinya saja, tapi dia takut bilang sama Derry…..
Dan saya mengatakan, Derry sudah mengontak teman2 di milis untuk masalah itu, jangan khawatir, dia mempunyai banyak sahabat2 yang sangat baik hati di milis ini.
Dia pun kembali tenang dan tidak lagi menangis
Saya lalu teringat di bulan ramadhan, tahun lalu, ketika harus menyusuri lorong2 di gedung A RSCM, sendiri, mencarinya, nyasar kesana kemari
lalu rasa lelah itu hilang, ketika ternyata dia mengenali saya, padahal 20 tahun sudah berlalu, dan saya tidak pernah sekelas dengannya.
Sekarang semua sudah selesai…. Tidak ada lagi yang bisa kita lakukan untuknya.. Meskipun masih ada yang bisa kita lakukan untuk keluarganya
mudah2an menjadi pelajaran berharga untuk kita, untuk selalu menjaga silaturahmi kita, untuk selalu memaafkan teman2 yang mungkin tidak menyadari melakukan atau mengatakan hal2 yang membuat hati kita terluka…
Untuk terus saling menyayangi selamanya… .
Sahabat,
Salah seorang sahabat telah mendahului kita
dan InsyaAllah kita PASTI akan menyusul
Semoga kita bisa menjadikan usia kita lebih bermakna dan bermanfaat sehingga kita dapat pergi dalam keadaan jiwa yang tenang dan diridhoi NYA
Semoga Irwan pulang dalam keadaan khusnul khatimah, setelah segala dosa2nya dibersihkan dengan penyakit kanker yang dideritanya. Amin.
Semoga keluarganya diberi ketabahan, dan kita juga tidak putus silaturahmi dengan keluarganya, membantu anak2 yatim almarhum sahabat kita.
Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un
Selamat jalan Irwan Nafiz, semoga segala dosamu diampuni, dan semua amal ibadah diterima disisiNYA
Salam,
Bote



innalillahi wainna ilaihi raji’un….
sesungguhnya semua berasal dari Nya dan akan kembali ke pada Nya….
yang paling jauh dengan kita adalah masalalu, sedetikpun gbisa dikejar dan
yang paling dekat dengan kita adalah maut…
jd pergunakanlah waktu kita dg sebaik2nya…
agar kita bisa jd yg terbaik….
innalillahi wa’inailaihi roji’un
memang semua akan kembali padaNya