dr. Botefilia Arjunadi SpOG, Spesialis Obstetri dan Ginekologi. Dokter Kandungan Perempuan, RSP - Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, RSIA Tambak, Rumah Sakit Tria Dipa. Senam Kehamilan dan Sex. Melahirkan secara normal. Prematur. Partus (Melahirkan) Persalinan normal Partus Normal
10 Apr 2009 Sindroma Ovarium Polikistik, penyebab gangguan haid
 |  Category: Kesehatan  | Tags: ,

pco2Pertanyaan yang masuk kedalam blog ini rata2 menanyakan gangguan haid yang terjadi, dan kebimbangan apakah kelak bisa hamil.

buy viagra online no prescription

Sebenarnya apa sih yang menyebabkan haid menjadi terganggu ? tidak dalam siklus yang normal ?

Postingan tentang fisiologi haid mungkin yang memicu pertanyaan itu.

Nah, sekarang mari kita sedikit mengulas tentang Sindroma Ovarium Polikistik, si penyebab gangguan haid.

pcoSindrom Ovarium Polikistik (SOPK) merupakan kelainan endokrinopati yang paling banyak dijumpai pada wanita usia reproduksi.

Sindrom ini ditandai dengan kumpulan beberapa gejala seperti gangguan haid, gangguan ovulasi, hiper androgenism dan gambaran ovarium polikistik .

Kurang lebih 60-70% wanita dengan berat badan lebih, dan 40-50% wanita dengan berat badan normal dapat menunjukkan gejala seperti tersebut diatas.
Tentu saja hal ini menjadi terkait erat dengan kondisi infertilitas (gangguan kesuburan), terutama yang terkait dengan siklus yang tidak berovulasi.

Sindrom ini juga memiliki kaitan erat dengan kondisi resistensi insulin.
Tatalaksana SOPK dengan masalah gangguan kesuburan pertama adalah memperbaiki gaya hidup seperti berolahraga teratur, menciptakan berat badan yang ideal dan menjaga pola makan, kedua adalah menggunakan obat-obatan pemicu kesuburan dan yang ketiga jika memang terdapat resistensi insulin dapat diberikan obat yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin.
Tindakan operatif “drilling” ovarium dengan laparoskopi atau pembuatan bayi tabung merupakan upaya terakhir jika cara pengobatan lainnya tidak memberikan hasil yang memuaskan.

Diagnosis Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK)
Gejala yang sering dikeluhkan penderita SOPK antara lain adalah siklus haid yang sering terlambat atau tidak datang haid untuk waktu yang lama.  Disamping itu terdapat pula gejala lain yang terkait dengan hiperandrogenism seperti wajah yang mudah berjerawat atau tumbuh rambut yang berlebihan pada tempat-tempat yang khas untuk pria, misal kumis, janggut, jambang, dada, perut, punggung dan sebagainya.

Sindrom Ovarium Polikistik dengan gangguan kesuburan
Kondisi gangguan ovulasi menyebabkan SOPK menjadi salah satu penyebab dari gangguan kesuburan. Kondisi oligo/anovulasi dapat dikenali dari adanya perubahan siklus haid. Jika siklus haid yang normal adalah  berkisar antara 21-35 hari, maka perubahan siklus haid yang pada viagra 100mg pills awalnya dikeluhkan oleh penderita SOPK ini adalah siklus haid yang jarang (melebihi 35 hari) atau bahkan tidak mendapat haid lebih daripada 3 bulan. Jika kondisi ini telah terjadi menahun maka keluhan gangguan haid lain yang akan dikeluhkan adalah adanya siklus haid yang ireguler atau tidak teratur. Haid menjadi lama, kadang hanya bercak-bercak darah saja, dan kadang menjadi banyak .

Kegemukan, resistensi insulin dan gangguan kesuburan
SOPK sering dikaitkan dengan adanya timbunan lemak tubuh yang berlebihan terutama di dalam rongga perut. Pasien yang memilki indeks massa tubuh (IMT) lebih besar dari pada 25 kg/m2 atau lingkar perut yang lebih besar dari pada 80 cm akan sangat berisiko untuk memiliki kelainan SOPK ini.
Timbunan lemak yang berlebihan terutama di dalam rongga perut akan menimbulkan perubahan keseimbangan zat-zat kimiawi tertentu yang dapat mengakibatkan menurunnya sensitivitas insulin. Kadar insulin menjadi lebih tinggi daripada normal. Kondisi hiperinsulin ini disebut dengan istilah resistensi insulin. Berdasarkan kriteria yang diteliti oleh dr. Muharam dan rekan, maka kondisi resistensi insulin dapat ditegakkan jika dijumpai kadar insulin puasa lebih daripada 10.1 ui/ml atau jika dijumpai nisbah glukosa puasa terhadap insulin puasa kurang daripada 10 ui/ml.
Berdasarkan beberapa penelitian yang ada, ternyata kondisi resistensi insulin hanya dijumpai pada penderita obesitas saja. Namun telah banyak dibuktikan bahwa penderita SOPK dengan berat badan normal pun dapat menunjukkan gejala resistensi insulin. Kondisi resistensi insulin pada penderita SOPK dengan berat badan normal (langsing) terkait erat dengan lingkar pinggang lebih daripada 80 cm atau karena faktor genetika.
Kondisi resistensi insulin dapat dicurigai jika dijumpai gejala klinis seperti IMT>25 kg/m2, lingkar perut>80 cm, lipatan sub-skapula>50 mm, dan akantosis nigrikans pco1

Penanganan gangguan kesuburan
1. Penurunan berat badan dan perubahan gaya hidup
Jika penderita SOPK memiliki IMT yang lebih dari pada 25 kg/m2 maka pilihan terapi utama untuk mengatasi gangguan kesuburan adalah menurunkan berat badan. Penurunan berat badan dapat memperbaiki resistensi insulin dan juga sekaligus dapat mengatasi masalah ovulasi pada SOPK dengan masalah kelebihan berat badan. Prinsip tatalaksana ini adalah memperbaiki gaya hidup. Olah raga teratur, mengurangi asupan kalori yang berlebih, sehingga tercapai berat badan tertentu .
Penurunan berat badan sebesar 5% dapat memperbaiki resistensi insulin dan sekaligus dapat meningkatkan kejadian ovulasi sebesar 50% . Penurunan berat badan sebanyak 5% sudah cukup untuk memperbaiki siklus menstruasi sebesar 80%. Disamping itu penurunan berat badan sebesar 5-10% saja sudah dapat melindungi penderita SOPK dengan resistensi insulin terhadap tipe 2 diabetes melitus dan dislipidemia .
Program penurunan berat badan bagi pasien dengan indeks masa tubuh (IMT) antara 27-30 kg/m2 merupakan hal yang sangat penting bagi penderita SOPK. Pengurangan kalori antara 300-500 kalori per hari dapat menurunkan berat badan sebanyak 10% dalam 6 bulan. Bagi penderita SOPK dengan IMT >35 kg/m2, pengurangan kalori sebanyak 500-1000 kalori per hari dapat menurunkan berat badan 500-1000 gram per minggu .
Diet rendah lemak dan gula serta banyak makan sayuran sangat dianjurkan bagi pasien dengan berat badan berlebih atau obesitas .
Olahraga aerobik teratur seperti berjalan kali selama 30 menit per hari dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Kegiatan lain seperti yoga, relaksasi, meditasi dan sebagainya dapat dimanfaatkan untuk menurunkan kadar gula darah puasa dan kadar kolesterol.
2. Induksi ovulasi
Terdapat beberapa cara untuk induksi ovulasi. Secara garis besar dapat dibagi menjadi dua, yaitu terapi lini pertama dan terapi lini kedua.
Terapi lini pertama adalah penggunaan obat-obatan, dan obat induksi ovulasi yang terkenal untuk SOPK adalah klomifen sitrat .
Jika terdapat kegagalan klomifen sitrat menghasilkan ovulasi maka perlu diperhatikan kemungkinan adanya resistensi insulin.

Terapi kombinasi antara klomifen sitrat dengan obat yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin seperti metformin atau actos® dilaporkan mampu memperbaiki kemampuan ovulasi .
Jika pengobatan lini pertama gagal, maka pilihan berikutnya adalah terapi lini kedua yaitu “drilling” ovarium dengan laparoskopi atau langsung ke program bayi tabung.

Sumber :
Andon Hestiantoro, dr, SpOG, KFER
Divisi Imunoendokrinologi Reproduksi, Departemen Obstetri dan Ginekologi,
Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RS. dr. Cipto Mangunkusumo, JAKARTA

Email This Post Email This Post Print This Post Print This Post
You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
77 Responses
  1. Fitria says:

    dear Bote,
    saya menikah 2 thn dan blm punya anak..baru2 ini saya habis di USG, terus hasilnya menurut dokter saya tidak bertelur..
    apa penyebabnya ya? apa bisa diobati? apa ada kemungkinan untuk bisa hamil?
    mohon penjelasannya. terima kasih

    • bote says:

      Dear Fitria,
      Ada saat2 dimana pada siklus haid tidak terjadi ovulasi, jadi bukan suatu harga mati ya ?
      Bagaimana kalau dievaluasi ulang setelah pemberian induksi ovulasi pada dr kandungan anda, selamat mencoba ..

  2. h.ira says:

    dear dr bote..salam kenal….
    sy sudah menikah 1,5 tahun dan kami tidak menunda memiliki momongan.
    sy sudah periksa kondisi medis rahim sy.hasilnya rahim sy bentuknya normal namun sel telur kecil dan ramai alias banyak.menurut dr sy menderita sopk kemudian saya diberi obat glucophage katanya u/ stabilkan hormon.selang 1 bulan ternyata saya masih belum mendapatkan haid(u/ informasi haid saya terakhir tgl 7-4-2009)sampai hari ini.akhirnya sy pergi konsultasi lagi n dr memberikan sy obat datang bulan gynacosid sebanyak 2 tablet yg diminum selang 12 jam dan diharapkan haid dpt segera muncul.tetapi ternyata lon haid juga…
    yang menjadi boomerang adalah saya dan suami sudah merencanakan bulan madu ke 2 tgl 21 may 09,jd sy takut kalo nanti malah berantakan rencana kami.akhirnya dr sy menganjurkan diane 35 sebanyak 21 tablet.
    pertanyaan saya adalah :
    -apakah diane 35 tdk berbahaya/menghambat keinginan saya u/ segera memiliki momongan?
    -adakah cara cepat/treatment/obat medis tapi aman supaya sy bisa segera hamil?
    -apakah pengaruh pernah mengalami keguguran dg keadaan saya sekarang?
    -sy dianjurkan olahraga n menjaga berat badan(bb=54,8kg ; tb=162cm)dan saya baru
    menjalankan setengah bulan ini,berapakah idealnya bb sy?
    -suami saya sudah test sperma dan hasilnya menurut dr sy normal,tetapi dia merokok.
    pertanyaan saya apakah pengaruh u/ sy yg selalu didekatnya?
    doktor yg ramah saya tunggu jawabannya ya….terima kasih banyak sudah meluangkan
    waktu membaca pertanyaan saya ini….salam kenal lagi…..

    • bote says:

      Dear Ira,
      Saya sarankan Ira untuk USG ketebalan endometrium sebelum honeymoon, serba salah juga ya, karena disatu sisi tidak mengharapkan haid, tapi disisi lain, justru honeymoon ini kan untuk bisa segera punya momongan. Jika endometrium Ira sudah tebal, kemungkinan besar akan haid dalam waktu dekat. Semua rencana sudah matang ya ?
      Kalau bisa diundur, saya sarankan untuk induksi haid dulu (biar segera haid) setelah itu induksi ovulasi (untuk memperbesar folikel telur) kemudian dilakukan suntik Pregnyl (untuk melepaskan ovum/ terjadinya ovulasi) baru deh honeymoon….

      Tapi kalau tidak bisa diundur, saya sarankan, tahan saja haidnya dengan hormonal (tapi sebelumnya usg dulu ya…biar dosisnya tepat), karena sayang banget kalau haidnya mengganggu the 2nd honeymoon.

      Diane35 dimaksudkan untuk menahan haid, tapi saya cenderung untuk memberikan yang hanya progestogen, contohnya lutenyl.
      Berat badan Ira sudah ideal, karena BMI nya 20,7

      Suami perokok bukan berbahaya ke Ira, tapi kualitas spermanya. Tapi kalau sudah analisa sperma bagus ya tidak apa2.

      Oke Ira, salam kenal juga ya… selamat honeymoon. (oiya kalau di usg, endometriumnya sangat tipis, biarkan saja, jangan dirangsang obat, pasti belum saatnya haid)

  3. Dahlia says:

    dear dr bote..salam kenal….
    dokter saya saat ini berusia 25 th,sudah bersuami. dari pertama kali haid sampai sekarang saya harus pakai obat linoral (10) dan endometril (20) bisa juga dngn obat pengatur haid. kata doktr rahim saya kecil,ada juga yg bilang kurang hormon,tapi baru perkiraan dok apakah saya bisa punya anak krn sudah 1,5 th menikah belum juga punga anak.apakah harus dengan penanganan khusus pada masalah saya ini atau bagaimana?atas jawabannya saya ucapkan terimakasih. jujur payudara saya kecil juga saya dingin dalam berhubungan intim jika tidak minum obat di atas.

    • bote says:

      Dear Dahlia,
      jadi sepanjang usia haid selalu menggunakan obat2a hormonal ?
      Coba Lia berobat ke subbagian endokrinologi reproduksi dan infertilitas di RS yang terdekat dengan tempat Lia. Karena menurut saya cukup serius jika dokter Lia memberikan obat2 itu sepanjang siklus haid.

  4. zuna says:

    Dear dokter bote…
    saya Berusia 26thn, saya blm menikah. Saya mengalami gangguan siklus haid. Pada awalnya haid saya lancar namun 2 thn bekalangan ini tidak bahkan terkadang sampai 6bln ga dapet.. Apakah nanti jika saya menikah saya bisa hamil.. Bagaimana solusi supaya haid saya bisa lancar.. Bantuin saya dok..

    • bote says:

      Dear Zuna,
      kalau saya boleh tahu berapa BB dan TB Zuna ? atau pernahkah Zuna menghitung BMI (Body Mass Index) Zuna? Adakah suatu kenaikan berat badan yang cukup bermakna akhir2 ini ? atau berjerawat, ada timbul bulu2 ?
      Apakah Zuna sedang minum obat2an tertentu, seperti obat diet, obat penenang, atau semacam herbal ?
      Tampaknya memang Zuna mengalami suatu gangguan haid, bisa SOPK atau yang lain. Bisa juga cek hormonal seperti estrogen, LH dan FSH, prolaktin di hari ke-3 haid. Saya tunggu dulu datanya, biar bisa saya telusuri apa penyebab amenore sekunder atau oligomenore yang dialami Zuna.
      Salam.

  5. ria says:

    Dear dokter bote…
    Saya sudah menikah 3 thn 3 bln,28 thn,tpi blm punya anak…saya sudah di usg kata dr saya,telur saya tidak tumbuh…apa bisa tidak tumbuh?padahal waktu dipriksa saya sdg masa subur…lalu bagaimana supaya tumbuh?selain obat,apakah ada mkanan atau minuman yg bisa membantu?lalu sebaiknya kapan saya datang lagi kontrol kalo ingin induksi ovulasi?terimakasih.

  6. cece says:

    Dear dokter,
    Saya berusia 30 th; tinggi/berat 160cm/68kg sudah 1,5th menikah tapi blm memiliki anak.
    Di usia pernikahan saya yang setahun saya mulai program ke dokter
    Hasil HSG bagus, tidak ada penyumbatan, dan perlengketan.
    Saya suspect PCO. Saya diberi terapi obat, tapi saya kurang tau namanya karena tidak di dalam kemasan, yang berwarna kuning kecil seperti vitamin diminum pagi hari sekali sehari, dan satu tablet berwarna putih yang diminum malam hari sekali sehari.
    Saya sudah mengkonsumsi obat ini selama 4 bulan dan selama mengkonsumsi obat tersebut haid saya lancar.
    Tiga bulan berturut turut setiap hari ke 12 saya cek sel telur, dan hanya berukuran 10 saja.
    Bulan ini saya cek sudah ada yang berukuran 18 tapi hanya satu.
    Apa dokter bisa bantu saya, kira kira makanan apa yang menjadi pantangan buat penderita PCO seperti saya, ato makanan apa yang bisa membantu saya untuk memperbaiki sel telur saya.
    Mohon bantuannya ya dok.
    Trims

  7. eikya says:

    Dear Dokter,

    Saya telah menikah 6 bulan sebelum menikah haid saya tidak teratur dalam setahun terkadang hanya 3 atau 4 kali saya dapat haid dan biasanya hanya bercak2 saja. BM saya 22. setelah menikah haid saya teratur dengan siklus 35 hari tapi darahnya hanya bercak2 atau sedikit. apakah saya menderita SOPK.pada bibir saya tumbuh bulu tipis dan di sekitar aerola payudara saya juga tumbuh bulu. mohon saran dokter, apa yang harus saya lakukan agar saya dapat hamil. untuk informasi ketika malam pertama saya saya mengeluarkan banyak darah apakah ini ada pengaruhnya.terima kasih

  8. rina says:

    Dear dr. bote….
    Salam kenal…
    Dok,Saya telah menikah 6 th,usia 27 tahun, bb 40 kg, tb 154 cm. sampai saat ini blm dikaruniai anak. saya sdh cek ke dokter kandungan dan rahim sy dinyatakan normal. haid saya siklus nya 21 hari. haid terakhir tgl 8 Juli kmaren, tp sampai saat ini (14 juli) blm juga dateng haid. saya sudah coba cek pake tespack tp ternyata Negatif. saya merasakan kembung, cepat lelah, kdg mual dan pusing. Kira2 knp ya dok???apakah saya hamil atau tidak???saya sangat berharap sekali bahwa sy hamil. Mohon jawabannya ya Dok. Terimakasih.

    • bote says:

      Dear Rina,
      Apakah selama ini haid tidak pernah terlambat ? jika tidak pernah, coba di evaluasi ulang dengan USG, krn test pack mungkin bisa salah. Dengan USG transvaginal di awal kehamilan bisa langsung diketahui adanya kantong kehamilan.
      Jika ternyata belum hamil juga, bisa dilakukan analisa sperma pada suami dan test HSG untuk Rina utk melihat patensi tuba/saluran telur.

      Terima kasih ya sudah mampir dan mau baca2 cerpennya , silahkan kalau mau di copy.
      salam

  9. rina says:

    maaf salah nulis dok, terakhir haid 8 Juni……bukan 8 Juli…

  10. yani says:

    Dear dokter
    Dok, saya sdh menikah selama 4thn 6bln tp sampai skrg blm mempunyai keturunan. usia 35 thn BB 72, TB 162cm. setelah menikah haid saya menjadi tdk teratur dan 4 bln terakhir haid saya jadi lama/panjang (awal mulai haid bercak” baru setelah itu mulai banyak keluarnya) n dari bercak” smpai kehaid banyak wktunya hmpir 3 minggu. Apa yang menyebabkan hal tersebut? sy prnh berobat ke dokter dan kandungan saya sht” sj. Dok, apakah ada hubungannya tensi agak tinggi (140) dengan kondisi kandungan?mohon penjelasannya ya dok n terimakasih

  11. rina says:

    Bismillah..
    assalamu’alaikum wr wb
    Dok apa kbr?? Dok mau tanya lg nih. Saya sdh cek dg USG transvaginal, dan ternyata memang tidak ditemukan adanya kantong kehamilan shg dinyatakan saya tdk hamil..aduh sedih deh dok… :cry: . Dan sekarang (kmaren tgl 27 juli) saya sudah haid lagi. Apakah nanti siklus haid saya akan teratur seperti semula dok yakni 21 hari??.Trus, Oya dok suami saya 3 tahun yg lalu udh pernah diperiksa sperma ternyata hasilnya “Athenozoosperma” maksudnya apa ya dok?? truss dokter menganjurkan untuk terapi hormon proviron dan saya juga minum profertil. Sy dan suami pun akhirnya mengikuti saran dokter, tp kok blm hamil2 juga ya Dok?apakah perlu diperiksa sperma ulang dok??klo saya sih blm pernah periksa HSG. Oya dok, klo siklus haid 21 hari berarti masa suburnya hari ke 10 setelah selesai haid ya??. Maaf klo terlalu byk tanya. Mohon jawabannya ya dok.
    Jazakillah khairan atas jawabnnya Dok….Moga jadi amal shaleh kelak di sisiNya. amiin.

    • bote says:

      Dear Rina,
      InsyaAllah itulah yang terbaik ya Rin. Jangan sedih, semoga dapat pengganti segera.
      Asthenozoospermia, adanya motilitas atau gerakan aktif sperma yang kurang.
      Biasanya setelah terapi, di periksa ulang. Sudahkah diulang analisa spermanya ?
      Rina segera saja HSG, biar ketahuan fungsi saluran telurnya baik atau tidak.
      Kalau siklus haid Rina 21 hari, berarti ovulasi terjadi dihari ke-7-8, Rin.
      salam

  12. santi says:

    dear dr.bote,

    sy santi..usia 25thn..sy sudah sering tdk datang bln.bln ini saja sudah bln ke 7 saya tdk dtg bln.kemarin sy ke dokter n USG.dokter itu bil kalo saya dinyatakan amenorea sekunder..karena bentuk rahim sy yg kecil n sel telur nya kecil sekali n dokter itu sendiri tdk yakin kalo itu adalah sel telur.sy disuruh oleh dokter itu utk tes hormon(free T4,TSHs,TSH Neonatus,LH,FSH,Prolaktin,Progresteron,Estradiol)..dokter sy bil setelah hasil test keluar..saya diberi obat semacam pil KB n apabila setelah itu jika sy tidak datang bln.saya dinyatakan tdk bisa punya anak n nothing to do..mungkin dr.bote bisa kase sy advice utk hal ini..karena bln january nanti sy akan menikah..tolong yah dokter..tq

  13. sinta says:

    hai..dr. BOTE….

    salam kenal, saya sinta usia 25thn menikah. 10 bln yang lalu sy sempat cek ke dokter n sdh usg sy terkena PCOS. memang waktu itu mens saya sangat tidak teratur, sering telat sampai 3 minggu, berjerawat cukup sering, berat badan naik 3-5kg. tetapi pada saat suami saya keluar kota mens saya teratur lagi paling telat 1-3hr atau maju 1-2hr saja dan sudah bebas jerawat. yang ingin saya tanyakan:

    1. Apakah PCOS dapat sembuh dengan sendirinya.?
    2. Saat ini saya ingin merencanakan kehamilan, apa penyakit PCOS memerlukan pengobatan yang lama.?

    saya harap doker dapat meluangkan waktu untuk membalasnya. terima kasih. GBU. :D :)
    3. apakah mengkonsumsi obat kesuburan dapat membantu untuk cepat haml.?

    • bote says:

      Dear Sinta,
      1. PCOS dapat sembuh sendiri dgn diet dan olah raga, kecuali yang berat. Mengingat haid sudah normal lagi, kemungkinan Sinta tidak lagi mengalami PCO, krn sudah ovulasi lagi siklusnya.
      2. Tergantung dari beratnya PCOS
      3. Kehamilan terjadi akibat banyak faktor, jadi bukan krn proses ovulasi saja, tapi juga saluran telur dan sperma tentunya. Obat kesuburan hanya diberikan atas indikasi, tergantung penyebab infertilitas itu sendiri.
      Masih 10 bulan kan ? dan usia sinta masih muda. Santai dulu ya sayang
      salam

  14. rury says:

    alow dok..
    lam kenal, sy rury usia 28th. sy sdh menikah 4,5 th, kt dokter sy terkena PCO. sjk smp haid slalu mundur 1 minggu, tp sejak sy konsumsi dianne n lanturol, trus lanjut efomet, haid maju 3-5 hr..
    apa yg hrs sya lakukan agar cepat hamil ya dok….????
    apakah inseminasi bs menjamin sy hamil ? mengingat kt dok sy, sel telur saya sdh bertambah ukurannya….
    tx..

  15. silla says:

    hallo Dok…

    saya 28 tahun, sudah nikah dan sudah mempunyai seorang putri berusia 2 tahun. pasca suntik KB depo provera ( Desember 2008 ), haid saya jd tak teratur 5 bulan tdk haid, saya coba pancing dg pil KB akhirnya dapat haid. setelah itu bulan berikutnya siklus haid saya jd tak menentu, bisa 1 bulan dua kali bisa satu bulan cuman spotting, dan itu berlangsung sampai sekarang. saya ingin hamil lagi dok. bisakah siklus saya normal kembali, adakah obat untuk mengobatinya.

  16. Lia says:

    Dok, saya berusia 35 thn, sudah mempunyai 2 anak ( yg satu meninggal) sekarang saya ingin hamil lagi, dan saya konsultasi dgn dokter terdekat ( 1 x), saya diberi SANTA-e 400 dan dianjurkan untuk melakukan induksi, jadi hari ke-2 menstruasi saya harus kembali ke dokternya. Yang ingin saya tanyakan adalah apakah hamil dengan melakukan induksi itu alamiah?
    selama ini saya tidak pernah memakai alat KB apa pun dan menstruasi saya teratur. Apakah saya harus langsung melakukan induksi ? Ada cara lain ?

  17. zie says:

    hai DOk lam kenal….. :wink:
    aku seorang remaja umur 21th yang belum menikah, TB. 155 & BB.39,
    2tahun belakangan menstruasi ku sering telat,sering banget aku telat sampe 3bulan,dan terakhir aku telat ampe 4bulan 8-O ,setiap kali ku dapet perut ku slalu sakit, pernah waktu ntu sampe pingsan. awalnya aku ga berani untuk cek kedokter,tapi karena ku telat sampe 4bulan,ku coba tuk cek kedokter,dan setelah di USG hasilnya aku kena Polikistik Ovarium Syndrome,aku dikasih obat “DIane” ma dkter,
    yang ingin kutanyakan apa aku bisa punya anak seandainya aku menikah nanti???
    aku takut untuk menanyakan ini sama dktr ku,aku takut sama jawaban yang ga aku harapin,
    aku jadi takut untuk menikah..
    dok apa POS itu bisa smbuh, dkter ku menyarankan untuk oprasi Laparoskopi, tu gmn dok????
    aku btuh infmsnya dok, thx bgt dok

  18. pipit says:

    Dokter,saya menikah sdh 4thn.saya sdh cek hormon semua bgs kcl LH>Fsh (pco),cek insulin normal,kadar gula normal jg.apa mgk krn dr genetik ibu,saya??siklus haid dulu2nya 30-35hr.saya sdh menjlnkan LO yaitu drilling ovarium,mlht sekalian tuba.hslnya tuba tdk tsumbat.
    yg saya tanya khan:
    1.apakah pco akan ilang dng sdrnya bila didrilling ovarium n akan bakal muncul lg Pco nya?
    2.cek ASA n ACA perlu gak bila saya akan menjlnkan insenminasi??
    tolong ya dokter…makasih sblmnya….

    • bote says:

      Dear Pipit,
      Drilling ovarium hanya membantu, tapi pola hidup tentunya yang utama.
      Jika BMI Pipit normal, maka harus dicari penyebab tidak terjadinya ovulasi.
      Saran saya inseminasi saja dulu, jika terjadi kehamilan baru periksa ACA.
      Untuk inseminasi diperlukan pemberian hormonal sebelumnya untuk meng induksi terjadinya folikel dominan dan pemberian obat untuk membantu ovulasi.
      Goodluck ya Pipit

  19. Dear Dr. Bote..

    saya 27 th, TB: 165; BB : 56; saya di vonis POC 5 bulan yg lalu, sdh melakukan terapi hormon selama 4 bulan dg Metformin, Yasmin , Isprinol tetapi tdk ad perubahan yg signifikan, telur masih kecil, saat ini sya menghentikan pengobatan, dan sudah 3 bulan ini sya tdk haid mungkin hanya flek sedikit sekali 1-2 hari. Yang ingin sya tanyakan dok..
    1. Apabila sya tdk melakukan terapi hormon lagi apa ada cara utk memperoleh keturunan dok, sya sudah capek minum obt stp hari.
    2. Dulu setiap 2-3 hari sebelum haid, keluar endapan putih,kecil2, tdk berbau (seperti nasi) apakah ini merupakan endapan sperma suami saya dok??apakah berbahaya atau tidak??

    Mohon bantuannya dok.
    Thanks.

  20. :( Dok… kok ngga dibales???

  21. zie says:

    :twisted: iya nih dOk ko ga bLz

  22. herlina says:

    dear dr. bote

    saya herlina 20thn tb:166 bb:50 blm menikah, haid saya ga lancar sejak SMA dok..kadang 1bln bs 15hr haid, kadang 2bln lg baru haid kadang 3bln..kalo tidak dapat haid pasti muka saya penuh dengan jerawat padahal saya selalu rajin mengobati jerawat saya ke dokter kulit.saya sudah k dokter sp kandungan, katanya ovarium saya tidak normal…apakah pandangan tentang jerawat yg muncul sebagai ganti dari haid yang tidak teratur itu benar dok??bagaimana caranya agar haid saya lancar??karena dari dulu saya tidak pernah mengalmi kegemukan, justru badan saya selalu kurus..

    terimakasih telah membaca keluhan saya dok…mohon bantuannya…

    • bote says:

      Dear Herlina,
      Khas sekali dgn klinis SOPK, memang bukan tipe yang obes, tapi androgeniknya.
      Saya baru jelas nih, kenapa Herlina diberi pil KB.
      Hormon androgen ditubuh Herlina tinggi, sehingga, folikel2 telur menjadi atresia atau mengecil, sehingga tidak ber-ovulasi, siklus haid pun jadi berantakan.
      Meskipun belum menikah, tapi Herlina tetap harus dilakukan regulasi pada siklus haid.
      Jadi tidak apa, pemberian pil KB, tapi pil KB Diane35 yaaa ? jangan yang lain, karena ada antiandrogeniknya.
      Diminum 3-6 siklus haid, kemudian evaluasi ulang. Oke Herlina ?
      Selamat mencoba yaa :)

  23. herlina says:

    dok saya di kasih obat ma dokter saya yaitu eturol dan enzimten..
    saya baca di salahsatu situs katanya untuk penderita SOPK obat pertama diantaranya pil kb anti-androgen..nah saya kan masih remaja dan belum nikah..gapapa kalo saya pake pil KB untuk melancarkan haid??cara pakai’y saya juga bingung dan ga tw sama sekali dok..saat ni jg saya belum haid juga sudah 2bulan..obat yang dokter saya kasih juga ga bikin saya haid..

    tolong bantuannya dok

  24. sylfie says:

    Selamat siang dok. Salam kenal.
    Saya hendak bertanya., apakah penggunaan suntik kb selama 6bulan kemudian dilanjutkan pil kb selama 1 tahun dapat mempersulit memperoleh anak pada saat kita sudah menghentikan kb tersebut? Adakah pengaruhnya pada organ reproduksi dan hormon2 yang mempengaruhinya?
    Terimakasih banyak, dok.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:wink: :twisted: :roll: :oops: :mrgreen: :lol: :idea: :evil: :cry: :arrow: :D :?: :-| :-x :-o :-P :-? :) :( :!: 8-O 8)